Sorotan MAUNG Kalbar: Material Tidak Sesuai & Pengawasan Lemah, Proyek Jalan Sintang Berpotensi Pidana Korupsi dan Kelalaian Jabatan

AnandaNews.id
0

Anandanews.id Pontianak, Kalbar  31 Mei 2026 - MAUNG Kalbar menyoroti tajam proyek pembangunan ruas jalan Nanga Mau–Tebidah sepanjang 32 km di Kabupaten Sintang. Proyek yang menelan biaya besar dari APBD Provinsi Kalbar 2025 ini baru saja selesai sekitar 2–3 bulan lalu, namun kondisinya sudah rusak parah, berlubang di mana-mana, dan sulit dilalui kendaraan.
 
Berdasarkan pemantauan dan analisis, MAUNG Kalbar menyimpulkan bahwa penyebab utama kerusakan yang sangat cepat ini adalah:

Penggunaan Material Tidak Sesuai Spesifikasi: Dugaan kuat bahan yang dipakai berkualitas rendah atau volumenya dikurangi, namun pembayaran tetap dilakukan penuh sesuai kontrak.

Pengawasan Sangat Lemah: Dinas teknis dinilai gagal menjalankan fungsi pengendalian dan pengujian mutu saat pekerjaan berlangsung, sehingga bangunan yang cacat tetap dinyatakan selesai dan diterima.
 
Kondisi ini secara tegas dikategorikan sebagai tindakan yang melanggar hukum dan berpotensi pidana:

UU Jasa Konstruksi: Penyedia jasa wajib bertanggung jawab atas kegagalan bangunan dan mutu pekerjaan.

UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi: Perbuatan yang merugikan keuangan negara akibat pengurangan kualitas, serta kelalaian pejabat dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.

UU Jalan & Perpres Pengadaan: Wajib menjamin standar keselamatan dan mutu serta pelaksanaan yang akuntabel.
 
Menyikapi hal ini dan mendukung desakan Anggota DPRD Kalbar Suyanto Tanjung, MAUNG Kalbar menuntut:

KPK dan aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan mendalam dan buka data pengadaan
Dinas PUPR Kalbar harus menjelaskan proses pengawasan dan penilaian hasil pekerjaan
Kontraktor dan pejabat yang terlibat harus dievaluasi berat dan diproses hukum jika terbukti ada kesalahan atau persekongkolan
Ganti kerugian negara atas uang miliaran rupiah yang terbuang sia-sia
 
“Ini adalah bentuk nyata pemborosan dan ketidakpedulian terhadap kepentingan rakyat. Jalan yang seharusnya memajukan ekonomi Sintang malah menjadi sumber kesusahan. Kasus ini berpotensi besar sebagai tindak pidana korupsi dan kelalaian jabatan yang harus ditindak tegas,” tegas MAUNG Kalbar.
 
Publisher : TIM-RED
Penulis : TIM MAUNG
 
 

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default