Satlantas Polres Soppeng Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Bhayangkara ke‑80, Wujudkan Semangat Pengabdian untuk Masyarakat

AnandaNews.id
0

Anandanews.id Soppeng, Sulawesi Selatan , Kamis, 18 Juni 2026 - Di sudut tenang Lingkungan Loloe, Kecamatan Lalabata, hangatnya sinar matahari pagi berpadu dengan kelembutan hati yang tulus. Di sini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng melangkah penuh kasih, melaksanakan anjangsana dan bakti sosial istimewa sebagai salah satu rangkaian utama merayakan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke‑80 Tahun 2026 di bawah tema agung: “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Kegiatan ini dipersembahkan khusus bagi para warakawuri Polri yang sedang sakit dan membutuhkan sandaran perhatian serta dukungan, menjadi bukti nyata bahwa ikatan persaudaraan Bhayangkara tak pernah putus meski waktu terus berjalan.
 
Gerakan berbagi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Soppeng, IPTU Asdar, S.Sos., didampingi jajaran personel Satlantas yang bergerak dengan ketulusan. Di kediaman yang dikunjungi, suasana seketika berubah akrab dan bersahabat: seragam tak lagi terasa kaku, digantikan sapaan lembut, tanya kabar, doa kesembuhan, serta penyerahan paket sembako lengkap beserta tali asih berharga. Bantuan sederhana namun bermakna mendalam itu diserahkan sebagai wujud penghormatan, kepedulian, dan ungkapan terima kasih abadi kepada keluarga besar Polri yang telah turut mengukir sejarah panjang pengabdian institusi keamanan ini.
 
Mengabdi Tak Hanya di Jalan Raya, Tapi Juga di Hati Sesama
 

Dalam pernyataan yang menyentuh hati, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan makna hakiki dari kegiatan bakti sosial ini. Baginya, usia Bhayangkara yang menginjak angka 80 bukan sekadar hitungan tahun, melainkan cerminan kesetiaan melindungi, mengayomi, dan melayani tanpa batas—termasuk menyisihkan waktu dan rezeki untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.
 
“Melalui momentum bersejarah Hari Bhayangkara ke‑80 ini, kami ingin terus mengokohkan semangat pengabdian dan kepedulian sosial. Polri tidak hanya hadir di persimpangan jalan, mengatur arus lalu lintas, atau menjaga ketertiban umum. Kami juga hadir untuk menyapa, mendengarkan, dan meringankan beban siapa saja yang membutuhkan—baik masyarakat luas maupun keluarga besar Polri, termasuk para warakawuri yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang Bhayangkara,” ujar AKBP Aditya Pradana dengan nada tenang dan berwibawa.
 
Selaras dengan itu, Kasat Lantas Polres Soppeng, IPTU Asdar, S.Sos., menguraikan bahwa kegiatan anjangsana ini lahir dari kesadaran mendalam: setiap jejak pengabdian masa lalu pantas dikenang dan dihargai. Menurutnya, bakti sosial ini adalah bentuk penghormatan tulus Satlantas Polres Soppeng—sebuah cara sederhana namun bermakna untuk memastikan para warakawuri yang sedang sakit tetap merasakan kehadiran, perhatian, dan dukungan penuh dari rekan‑rekan sejawat di institusi yang pernah menjadi rumah bagi pasangan tercinta mereka.
 
“Bagi kami, ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah kunjungan hati, perjumpaan persaudaraan, dan bukti bahwa kami tidak pernah melupakan mereka yang telah berjuang bersama Bhayangkara,” tambah IPTU Asdar di tengah suasana yang hangat dan penuh haru.
 
Persaudaraan yang Menguat, Komitmen yang Makin Teguh
 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung berjalan santun, tertib, aman, dan lancar, menyisakan kesan manis di setiap sudut pertemuan. Di balik paket sembako dan tali asih yang diserahkan, terselip harapan besar: semoga bantuan ini sedikit meringankan kebutuhan, mempercepat kesembuhan, dan menenangkan hati para warakawuri. Lebih jauh lagi, Satlantas Polres Soppeng berharap semangat berbagi yang dinyalakan di Loloe ini turut mempererat kedekatan batin antara Bhayangkara dan masyarakat, menghapus jarak, serta memperkokoh janji pengabdian yang teguh: selalu ada, selalu peduli, dan selalu melayani.
 
Saat personel berpamitan dan melangkah kembali ke tugas hariannya, pesan Hari Bhayangkara ke‑80 telah terukir indah di sanubari: pengabdian sejati tak hanya terlihat dari lampu isyarat dan peluit di jalan raya, tetapi juga dari uluran tangan tulus dan kehangatan saling berbagi. Di tanah Soppeng, semangat itu terus tumbuh bersih, lembut, dan abadi.
 
Penerbit: TIM REDAKSI
Penulis: HUMAS POLRES SOPPENG
 
#HUTBhayangkara80 #SatlantasPolresSoppeng #BaktiSosialPolri #PolriUntukMasyarakat #AnjangsanaWarawuri #PengabdianTanpaBatas #SoppengPeduli

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default